Logo Bloomberg Technoz

IHSG Pecah Rekor Baru, Sentuh 8.474 pada Sesi I

Muhammad Julian Fadli
20 November 2025 13:15

Bursa Efek Indonesia, Papan Perdagangan IHSG (Dimas Ardian/Bloomberg)
Bursa Efek Indonesia, Papan Perdagangan IHSG (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Sesi I dengan menguat 0,81% di posisi 8.474 pada Kamis (20/11/2025) sekaligus tercapainya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) baru.

Sepanjang perdagangan IHSG bergerak nyaman di zona hijau dengan rentang perdagangan terjadi pada area level 8.439 sampai dengan tertinggi 8.491 yang juga merupakan level harga tertinggi secara intraday (ATH).

Penutupan IHSG Sesi I pada Kamis 20 November 2025 (Bloomberg)

Kenaikan IHSG hingga mencatatkan rekor terbaru ini dipicu oleh melesatnya harga saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan juga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Saham DSSA melesat dengan kenaikan 3,09% point–to–point ke level Rp101.675/saham.


Kemudian juga pada saham Bank Mandiri lompat 2,68% ke level Rp4.980/saham. Menyusul saham Bank BCA dengan keberhasilan meninggi 1,18% ke level Rp8.575/saham pada perdagangan saham Sesi I.

Volume transaksi IHSG sepanjang perdagangan menyentuh 19,39 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp10,26 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 1,34 juta kali diperjualbelikan. Sebanyak 358 saham menguat, dan 240 saham turun. Sedangkan 210 saham stagnan.