Samsung-Transsion Sengit di Klasemen Pasar Pengiriman HP ASEAN
Muhammad Fikri
18 November 2025 17:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar smartphone Asia Tenggara masih berada dalam tekanan hebat akibat melemahnya sentimen konsumen. Pengiriman smartphone di kawasan ini mencatatkan kontraksi tahunan untuk kuartal ketiga berturut-turut pada periode Juli-September 2025.
Berdasarkan riset Omdia, total pengiriman hanya mencapai 25,6 juta unit, turun tipis 1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kontraksi ini diperparah oleh ancaman kenaikan biaya material (BoM) yang menargetkan segmen entry-level yang sangat sensitif terhadap harga.
“Volatilitas pengiriman ponsel pintar entry-level semakin sulit dikelola, tetapi masih menjadi penentu utama kepemimpinan pangsa pasar,” kata Le Xuan Chiew, Manajer Riset di Omdia, dikutip Selasa (18/11/2025).
Lebih dari 60% smartphone yang dikirimkan di Asia Tenggara berharga di bawah US$200, membuat pasar ini sangat rentan terhadap lonjakan harga komponen seperti memori dan penyimpanan.
Kenaikan BoM memaksa para produsen menyeimbangkan harga kompetitif dengan upaya melindungi margin, suatu pilihan sulit yang dapat berarti penyesuaian harga atau pengurangan spesifikasi perangkat keras.

































