Analis Senior Omdia, Sheng Win Chow, memperingatkan, “kenaikan biaya memori dan penyimpanan dapat menantang kemampuan [vendor] untuk mempertahankan harga yang agresif dan mengancam kepemimpinan volumenya,” terutama bagi pemain yang mendominasi pasar sensitif harga seperti TRANSSION.
Meskipun permintaan secara agregat melemah, beberapa vendor berhasil menunjukkan ketahanan, bahkan mencatat pertumbuhan dua digit. Samsung dan vivo memimpin dalam pertumbuhan pengiriman tahunan (YoY), masing-masing melonjak lebih dari 10%.
Samsung meningkatkan pengirimannya dari 4,2 juta unit di Kuartal III 2024 menjadi 4,6 juta unit, sekaligus memperkuat pangsa pasarnya menjadi 18%. Kinerja ini didorong oleh portofolio premiumnya di pasar Average Selling Price (ASP) yang lebih tinggi seperti Thailand dan Vietnam. Sementara itu, vivo mencatat kenaikan pengiriman dari 2,6 juta unit menjadi 2,9 juta unit, didukung oleh seri-Y baru yang melengkapi jajaran produk kelas menengah seri-V.
Di sisi lain, Xiaomi (termasuk POCO) mencatat pertumbuhan yang kuat sebesar +7%, mencapai 4,3 juta unit dan pangsa pasar 17%, terutama ditopang oleh kinerja seri POCO yang pengirimannya meningkat lebih dari dua kali lipat.
TRANSSION menunjukkan pertumbuhan moderat +3%, mencapai 4,6 juta unit, berbagi puncak pangsa pasar 18% dengan Samsung berkat dominasi model harga kompetitif di Indonesia dan Filipina.
Beda mencolok terlihat pada OPPO, yang menjadi satu-satunya vendor besar yang mengalami penurunan signifikan. Pengiriman OPPO anjlok hingga -27% secara tahunan, merosot dari 5,2 juta unit menjadi 3,8 juta unit, akibat melemahnya permintaan dan koreksi kanal distribusi.
Di tengah tekanan ini, Omdia mencatat adanya pergeseran prioritas. Merek seperti OPPO dan vivo kini memprioritaskan nilai dibandingkan sekadar volume, sementara HONOR dan Xiaomi berfokus pada peningkatan volume untuk ekspansi pasar.
Ke depan, para vendor diperkirakan akan lebih agresif. “Setelah semester pertama 2025 yang lesu, para vendor memasuki semester kedua dengan tingkat inventaris yang lebih sehat dan diperkirakan akan lebih agresif, termasuk mempercepat peluncuran di kuartal ketiga,” tambah Le Xuan Chiew.
(fik/wep)






























