Logo Bloomberg Technoz

Investasi Hulu Lesu, Bos Pertamina Usul RUU Migas Muat 4 Aspek

Azura Yumna Ramadani Purnama
18 November 2025 11:00

Pertamina Hulu Energi. (Dok. Pertamina Hulu Energi)
Pertamina Hulu Energi. (Dok. Pertamina Hulu Energi)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memandang investasi di hulu migas Indonesia terus menurun, padahal kesenjangan antara konsumsi dan produksi energi terus melebar.

Hal tersebut disampaikan saat diminta memberikan usulan terkait dengan revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas).

Simon mengatakan para pelaku sektor migas di Indonesia tengah bekerja keras memperlambat penurunan produktivitas sumur yang terjadi secara alami (natural decline), tetapi akhirnya disparitas produksi dan konsumsi migas di Indonesia harus dipenuhi dengan impor.


“Di sisi lain, investasi di hulu migas sebagai motor penggerak juga terus menurun karena Pertamina saat ini adalah termasuk yang terbesar dalam mendorong investasi di hulu migas,” ucap Simon dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi XII DPR, dikutip Selasa (18/11/2025).

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri (Dok. Pertamina)

Untuk itu, Simon memandang RUU Migas dapat menjadi solusi untuk memacu investasi migas Indonesia. Dia menyarankan agar RUU tersebut memuat penegasan terkait dengan lembaga negara atau perusahaan pelat merah yang diberikan konsesi untuk mengelola kontrak kerja sama dengan badan usaha migas.