Joint Study Shell-Kufpec di 5 WK Migas RI Menunggu Restu Bahlil
Azura Yumna Ramadani Purnama
13 November 2025 16:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Rencana raksasa migas Inggris, Shell Plc., untuk melakukan joint study dengan Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company atau Kufpec dalam mengembangkan lapangan migas di Tanah Air tinggal menunggu restu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman membenarkan Shell dan Kufpec memang sudah melaporkan niat untku melakukan joint study di lima wilayah kerja (WK) migas di Indonesia ke Ditjen Migas dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
Akan tetapi, Laode mengaku belum sempat melaporkan perkembangan tersebut ke Menteri ESDM. Dengan begitu, rencana Shell melakukan joint study dengan Kufpec dalam mengembangkan lapangan migas di Indonesia tinggal menunggu persetujuan Bahlil.
“Shell sama Kufpec? Mereka sudah mengajukan ke kita, tetapi kita belum lapor ke menteri persetujuannya. Kalau yang akan joint study sudah [lapor] ke kami [dan] ke SKK Migas, tetapi saya belum laporkan ke menteri,” kata Laode kepada awak media, di Kompleks Parlemen, Kamis (13/11/2025).
Laode mengaku belum dapat mengungkapkan lima wilayah kerja yang tengah dibidik oleh perusahaan migas global tersebut.
































