Logo Bloomberg Technoz

Wamen ESDM Bantah Anggapan Gas Buang PLTSa Cemari Lingkungan

Azura Yumna Ramadani Purnama
07 November 2025 18:49

Uji coba pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta. Selasa (25/2/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Uji coba pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta. Selasa (25/2/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah tudingan aktivis lingkungan bahwa pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) memiliki kandungan berbahaya yang dapat mencemari lingkungan.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan proyek PLTSa kali ini bakal mengadopsi teknologi insinerator. Lewat teknologi itu, sampah akan dibakar hingga 900 derajat celsius dan gas buangnya akan dikelola terlebih dahulu sebelum dilepas ke udara.

“Ya tidak akan ada gas buang yang mencemari lingkungan, karena kita menetapkan standar baku mutu, itu baik itu gas, limbah cair itu kalau ada,” kata Yuliot kepada awak media di Jakarta, Jumat (7/11/2025).


Yuliot menyatakan jika terdapat isu lingkungan yang timbul maka pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup akan terjun langsung untuk mengecek hal tersebut.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung. (Sumber: Mis Fransiska/Bloomberg Technoz)

Dia menyatakan proyek PLTSa akan memiliki perizinan yang ketat dan turut diawasi secara seksama oleh sejumlah kementerian atau lembaga.