Logo Bloomberg Technoz

Saham Danantara di Proyek PLTSa: Bidik Minimal 30%, Bisa 51%

Azura Yumna Ramadani Purnama
04 November 2025 12:00

Warga berjalan di depan gedung Wisma Danantara Indonesia di jalan Jend. Gatot Subroto, Minggu (29/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga berjalan di depan gedung Wisma Danantara Indonesia di jalan Jend. Gatot Subroto, Minggu (29/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Chief Executive Officer (CIO) BPI Danantara Pandu Sjahrir mengungkapkan lembaganya membidik kepemilikan saham minimal sekitar 30% hingga menjadi pemilik mayoritas dengan porsi saham 51% dalam proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

Pandu menjelaskan kepemilikan saham negara dalam pembangkit energi bersih terbarukan (EBT) tersebut akan berbeda-beda pada setiap proyeknya. Akan tetapi, Pandu menargetkan bahwa Danantara bisa memiliki sedikitnya 30% saham dari setiap proyek.

“Kita bilangnya if we can 30% paling tidak, tetapi kita happy to take 51% or above. Karena paling penting tadi, menyelesaikan masalah lingkungan,” kata Pandu ditemui di Wisma Danantara, dikutip Selasa (4/11/2025).


Meskipun begitu, Pandu mengaku Danantara akan terbuka untuk bernegosiasi dengan perusahaan mitra pada proyek tersebut.

Dengan begitu, dia tidak masalah jika terdapat pihak swasta maupun perusahan asing yang menjadi pemegang saham prioritas proyek tersebut.

CIO Danantara Pandu Patria Sjahrir saat wawancara dengan Bloomberg TV di Hong Kong, Tiongkok, Jumat (28/3/2025). (Lam Yik/Bloomberg)