Bos Danantara: Proyek PLTSa Tak Ganggu Fokus Pembangkit EBT PLN
Azura Yumna Ramadani Purnama
04 November 2025 11:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengklaim masifnya mengembangan proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) tidak akan mengganggu ruang gerak PT PLN (Persero) untuk berinvestasi pada proyek pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) lainnya.
Pandu menjelaskan setiap PLTSa diperkirakan memiliki kapasitas pembangkit sekitar 16 megawatt (MW) dari 1.000 ton sampah yang diolah, sehingga jika dibanggun pada 33 provinsi akan mencapai sekitar 500 MW.
Dengan demikian, Pandu menilai proyek PLTSa memiliki kapasitas yang terbilang kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan tambahan pembangkit listrik EBT dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025—2034 yang dicanangkan sebesar 69,5 gigawatt (GW).
“Dari 69 gigawatt yang mau dibuat oleh PLN dalam RUPTL, ini kan hanya 500 megawatt dan ini hanya buat PLTSa, karena tadi urusan masalah lingkungan,” kata Pandu ditemui di Wisma Danantara, Senin (3/11/2025).
Selain untuk mengatasi masalah lingkungan, yakni tidak terkelolanya sampah di Indonesia, Pandu justru menilai PLTSa akan turut mendukung langkah pemerintah mencapai penambahan kapasitas pembangkit listrik EBT nasional yang dicanangkan dalam RUPTL.































