Bursa Asia Bersiap Dibuka Hati-Hati Usai Reli Global 7 Bulan
News
03 November 2025 06:30

Toby Alder - Bloomberg News
Bloomberg, Bursa saham Asia diperkirakan dibuka hati-hati pada perdagangan Senin (3/11) karena investor menunggu pemicu baru setelah reli global yang telah berlangsung selama tujuh bulan berturut-turut.
Kontrak berjangka saham mengindikasikan potensi penguatan di Hong Kong, sementara di Australia diperkirakan dibuka melemah tipis. Obligasi berjangka Australia dibuka lebih rendah. Sementara itu, pasar saham Jepang dan perdagangan obligasi AS tutup karena hari libur nasional.
Indeks saham AS ditutup pada rekor tertinggi pada Jumat lalu, didorong oleh optimisme kinerja keuangan perusahaan yang mampu menutupi kekhawatiran tentang reli yang masih didominasi raksasa teknologi.
Saham global terus menanjak ke level tertinggi, meskipun bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) memperingatkan bahwa pemangkasan suku bunga pada Desember belum tentu terjadi dan laporan keuangan perusahaan teknologi besar menunjukkan hasil beragam. Isu hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China juga menjadi sorotan. Akhir pekan lalu, Beijing mengisyaratkan rencana untuk menangguhkan kebijakan ekspor baru atas logam tanah jarang serta mengakhiri penyelidikan terhadap perusahaan AS dalam rantai pasok semikonduktor.































