Logo Bloomberg Technoz

Pertaruhan Astra Agro (AALI) Saat Usia Perkebunan Semakin Menua

Artha Adventy
02 November 2025 15:00

Perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)(Foto: Artha Aventy)
Perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)(Foto: Artha Aventy)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Jalan berdebu mengiringi perjalanan tim Bloomberg Technoz menuju kebun sawit milik PT Gunung Sejahtera Dua Indah (GSDI), anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), di Kalimantan Tengah. Sepanjang mata memandang, tegakan sawit tua menjulang lebih dari 12 meter. Di sela hamparan hijau itu, tampak lahan kosong yang siap ditanami kembali, bagian dari program peremajaan atau replanting yang sedang digencarkan AALI.  

Tahun ini, AALI menargetkan replanting sekitar 5.000 hektare (ha) di seluruh kebunnya. Dari jumlah itu, GSDI mendapat porsi 500 hektare. Target tersebut akan meningkat bertahap menjadi 8.000 ha per tahun dalam beberapa tahun ke depan, seiring dengan penuhnya siklus tanaman produktif yang rata-rata berusia di atas dua dekade.  

Presiden Direktur AALI Djap Tet Fa mengatakan program replanting merupakan langkah jangka panjang yang membutuhkan disiplin, meskipun di tahap awal dapat menekan produksi.


Djap menjelaskan, sekitar 30% dari total tanaman sawit Astra Agro telah berusia lebih dari 30 tahun, sedangkan replanting baru mencakup sekitar 30% dari total area yang sudah waktunya diremajakan. Satu siklus tanam sawit idealnya hanya 25 tahun, sehingga tanaman yang berusia di atas 30 tahun sudah memasuki masa produktivitas menurun.

“Replanting ini akan kita massifkan hingga 8.000 ha per tahun supaya dalam 13 tahun ke depan semua area tua sudah diremajakan,” kata Djap dalam acara Talk to The CEO 2025, Kamis (30/10/2025).