Logo Bloomberg Technoz

Cek Kebenaran Kabar 183 Juta Password Gmail Telah Bocor

Redaksi
29 October 2025 15:37

Ilustrasi logo Gmail. (Bloomberg)
Ilustrasi logo Gmail. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Data kebocoran data secara digital bocor berisi 183 juta kata sandi atau password layanan email milik Google atau Gmail. Perusahaan menyatakan tidak ada kasus kebocoran.

Ratusan juga password ini merupakan hasil pengumpulan dari data kredensial yang telah mengalami peretasan sebelumnya. Artinya besar peluang akumulasi angka yang dimaksud didapat lewat malware pencuri informasi, phishing, dan serangan credential stuffing.

Kabar ini menjadi ramai disorot usai pengguna Gmail muncul di situs pemberitahuan pelanggaran HaveIBeenPwned (HIBP) berisi 3,5 terabyte (TB) data,. Kabar dugaan insiden kebocoran akhirnya dikonfirmasi oleh Troy Hunt, kreator HIBP, bahwa mayoritasnya data lama.


Dalam pernyataan Hunt kasus dugaan kebocoran ratusan data hanya sedikit yang bersifat kebaruan, dan oleh karena itu kemungkinan besar tidak terkait dengan insiden spesifik apa pun, dilansir dari laman blog resmi, Rabu (29/10/2025).

Tangkapan layar sample dugaan kebocoran data password Gmail, diklaim mencapai 183 juta. (Dok. Troy Hunt)

Bantahan disampaikan Google pada unggahan di X dan menegaskan bahwa pertahanan Gmail “kuat, dan pengguna tetap terlindungi”.