Logo Bloomberg Technoz

Cesium-137 merupakan radionuklida buatan yang digunakan dalam peralatan medis dan pengukur industri, serta merupakan salah satu produk sampingan dari proses fisi nuklir di reaktor dan uji coba senjata nuklir. Paparan terhadap isotop ini dapat meningkatkan risiko kanker, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat.

Penyelidikan dimulai setelah US Food and Drug Administration (FDA) pada Agustus melaporkan adanya jejak material radioaktif tersebut dalam pengiriman udang beku dari salah satu perusahaan udang terbesar di Indonesia, yang kemudian memicu penarikan produk oleh beberapa perusahaan seperti Walmart Inc.

Kapal yang kini tertahan di lepas pantai Manila membawa bubuk seng yang terkontaminasi cesium-137 dan diekspor ke Indonesia oleh Zannwann International Trading Corp., perusahaan perdagangan asal Tiongkok yang memiliki kantor di Filipina, kata Arcilla. Kargo itu dikembalikan ke Manila setelah terdeteksi mengandung cesium-137, tambahnya.

Pihak Zannwann belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar. Otoritas Pelabuhan Filipina mengarahkan pertanyaan ke Bureau of Customs, yang juga belum merespons.

Pejabat PNRI tersebut menyebut bahwa debu seng tersebut berasal dari produsen baja SteelAsia Manufacturing Corp. dan satu perusahaan baja lainnya, dan bahwa radioaktivitas hanya terdeteksi di fasilitas daur ulang besi tua milik SteelAsia di Provinsi Batangas, selatan Manila.

Debu seng memiliki beragam kegunaan dalam industri dan kimia karena sifatnya yang tahan korosi.

SteelAsia pada Sabtu menyatakan menolak perintah lembaga nuklir untuk mengambil alih tanggung jawab atas kontainer tersebut, dengan alasan tidak memiliki kaitan dengan bubuk seng itu dan kargo tersebut bukan berasal dari perusahaannya. Meski begitu, produsen baja terbesar di Filipina itu secara sukarela menghentikan sementara operasi pabriknya sebagai langkah kehati-hatian.

Prioritas saat ini, menurut Arcilla, adalah mencari lokasi untuk membuang atau mengubur 23 kontainer tersebut serta menyingkirkan material radioaktif yang berada di fasilitas SteelAsia dan gudang milik Zannwann, yang disebutnya bisa jadi “berjumlah besar.” Sekitar 100 pekerja dari kedua lokasi juga perlu menjalani pemeriksaan untuk memastikan tidak ada penyakit akibat paparan radiasi, tambahnya.

Arcilla mengatakan sejauh ini belum ada kasus radioaktivitas yang terdeteksi dalam pengiriman Zannwann sebelumnya ke Indonesia. Ia tidak dapat memastikan apakah pengiriman terbaru dari Filipina ini terkait dengan kontaminasi cesium-137 di Indonesia.

(bbn)

No more pages