Rupiah Ditutup Melemah, Efek Kelesuan IHSG dan Lonjakan Yield SUN
Muhammad Julian Fadli
27 October 2025 16:28

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah ditutup melemah di pasar spot pada penutupan perdagangan hari ini, terkepung sentimen dalam negeri maupun global yang tidak bersahabat.
Mengacu data real time Bloomberg, rupiah ditutup melemah 0,12% di level Rp16.615/US$ dan menjadi mata uang Asia terlemah urutan ketiga hari ini, setelah rupee India yang melemah 0,42% dan peso Filipina 0,47%.
Pelemahan rupiah terjadi ketika bursa saham Indonesia memanas. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 1,87% pada penutupan pasar hari ini, menyusul MSCI tengah melakukan konsultasi publik terkait penghitungan free float di pasar saham Indonesia, umumnya MSCI menilai free float dari laporan publik (laporan kepemilikan saham, laporan tahunan, dan lainnya).
Terbaru, MSCI akan menggunakan data KSEI sebagai referensi tambahan. Mengutip riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia, potensi outflow bakal deras karena penurunan free float secara keseluruhan.
Panin Sekuritas menyebut, isu MSCI akan merevisi metodologi perhitungan free float untuk emiten–emiten Indonesia dan tidak akan memasukkan corporate and others dalam perhitungan free float ini, sehingga berpotensi mengakibatkan outflow yang signifikan untuk konstituen MSCI Indonesia saat ini.
































