Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham Asia Menguat Berkat Sinyal Positif Dagang AS-China

News
27 October 2025 08:34

Ilustrasi bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Richard Henderson dan Anand Krishnamoorthy - Bloomberg News

Bloomberg, Tanda-tanda bahwa AS dan China hampir mencapai kesepakatan dagang memicu reli lintas aset, mengangkat saham, minyak, dan tembaga, serta mata uang yang terpapar China seperti dolar Australia. Obligasi Treasury dan emas melemah.

Bursa saham Asia naik 0,8%, di mana saham di Jepang dan Korea Selatan melonjak sekitar 2%. S&P 500 dan Nasdaq 100 menguat setelah kedua indeks acuan tersebut ditutup di rekor tertinggi pekan lalu.


Kontrak berjangka tembaga AS—indikator utama pertumbuhan global—melonjak, begitu pula minyak, seiring potensi kesepakatan AS-China memperkuat prospek permintaan global.

Dolar Australia dan Selandia Baru, acuan untuk eksposur terhadap China, menguat tipis, sedangkan dolar AS bergerak variatf terhadap mata uang utama lainnya. Obligasi pemerintah AS turun secara keseluruhan, di mana imbal hasil obligasi 10 tahun naik lebih dari dua basis poin menjadi 4,02%.