Kedua adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang melesat 2,91% dan berkontribusi 9,91 poin ke IHSG. Ketiga adalah PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) yang meroket 20% dan memberi 7,91 poin kepada IHSG.
Sepanjang pekan ini, IHSG membukukan lesatan 4,5%. Pada Kamis (23/10/2025), IHSG bahkan berada di posisi tertinggi sepanjang sejarah.
Rata-rata perdagangan sepanjang pekan ini melibatkan 30,47 miliar saham/hari. Turun 19,7% dibandingkan minggu lalu.
Kemudian rata-rata nilai perdagangan minggu ini adalah Rp 22,28 triliun/hari. Anjlok 18,85% dari posisi pekan lalu.
Sedangkan rerata frekuensi transaksi pekan ini ada di 2,36 juta kali. Jatuh 12,91% ketimbang minggu lalu.
Saham-saham top gainers pekan ini antara lain adalah PT City Retail Developments Tbk (NIRO) yang meroket 128,33%. Disusul oleh RISE yang melompat, PT Buana Lintas Lautan (BULL) melejit 76,17%, dan PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) terangkat 58,87%.
Lalu saham-saham yang menjadi top losers adalah PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) yang ambruk 44,97%. Ada pula PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) yang amblas 36,36%, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang ambrol 31,17%, dan PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) yang terpotong 27,54%.
(aji)































