Logo Bloomberg Technoz

Pakai APBN, Ditjen Pesantren Akan Cek Kualitas Bangunan Pesantren

Dovana Hasiana
23 October 2025 08:50

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari meninjau lokasi reruntuhan bangunan Musala Ponpes) Al Khoziny (Dok. BNPB)
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari meninjau lokasi reruntuhan bangunan Musala Ponpes) Al Khoziny (Dok. BNPB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Direktorat Jenderal Pesantren pada Kementerian Agama - yang akan segera dibentuk, akan bertugas untuk mengkaji dan menghitung dampak anggaran dari rencana pembangunan pondok pesantren dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Menurut dia, salah satu aspek yang menjadi pertimbangan pemerintah adalah kemampuan keuangan negara dalam membantu proses-proses pembangunan pondok pesantren. 

"Kalau berkenaan dengan masalah APBN, dengan dibentuknya Ditjen Pondok Pesantren akan coba kita hitung dan kita inventarisasi bersama-sama mana yang secara status itu memungkinkan," ujar Prasetyo kepada awak media, Rabu (22/10/2025). 


Dalam kaitan itu, Ditjen Pondok Pesantren bakal mengkaji dan mengidentifikasi pembangunan atau renovasi pondok pesantren yang memungkinkan untuk dibantu dengan APBN. 

Di sisi lain, Prasetyo mengatakan para santri di pondok pesantren turut merasakan dampak dari APBN melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sehingga, menurut Prasetyo, pemerintah tak hanya memberikan bantuan melalui infrastruktur, tetapi juga dari sisi pemenuhan gizi.