Presiden Prabowo Akan Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag
Dovana Hasiana
23 October 2025 08:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan mengenai wacana pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama yang disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, wacana pembentukan Ditjen Pesantren bermula usai ambruknya gedung musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan, peristiwa tersebut membuat pemerintah merasa perlu untuk memberikan perhatian lebih kepada pondok pesantren di Indonesia. Lagipula, berdasarkan data saat ini, jumlah pondok pesantren mencapai 42.000 yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Nah, Bapak Presiden juga sangat memiliki perhatian dalam hal pondok pesantren ini untuk beberapa hal," ujar Prasetyo kepada awak media, Rabu (22/10/2025).
Pertama, aspek keamanan bangunan pondok pesantren. Menurutnya, pemerintah memiliki data bahwa banyak bangunan pondok pesantren yang belum memenuhi prosedur keamanan. Sehingga, Prabowo memberikan arahan kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk melakukan penilaian terhadap bangunan pondok pesantren dari sisi keamanan secara teknis.
"Termasuk beliau [Prabowo] menyampaikan tidak hanya pondok pesantren, tetapi juga lembaga pendidikan berbasis agama yang lain. Selain itu, rumah ibadah, baik masjid, musala, gereja, dan rumah ibadah lain untuk dipastikan dari sisi teknis sipil keamanannya itu memenuhi standar-standar minimal," ujarnya.




























