Kata Istana soal Pembangunan Pondok Pesantren Pakai APBN
Dovana Hasiana
13 October 2025 07:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah masih mempelajari wacana pembangunan pondok pesantren dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut dia, pemerintah harus menghitung jumlah pondok pesantren di Indonesia dan kemampuan anggaran negara.
Sehingga, kata dia, pemerintah masih mempertimbangkan apakah APBN akan membiayai pembangunan pondok pesantren baru atau hanya memperbaiki fasilitas-fasilitas yang sudah ada.
“Memang semua sedang kita pelajari ya, karena berkaitan dengan masalah jumlah dan juga berkaitan dengan masalah perkembangan apakah pondok pesantren yang sekarang sudah ada yang menjadi prioritas, ataukah ke depan misalnya ada pembangunan pondok-pondok yang baru,” ujar Prasetyo kepada awak media, dikutip Senin (13/10/2025).
Dia mengakui, wacana pembangunan pondok pesantren melalui APBN muncul usai insiden ambruknya gedung musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, pekan lalu. Tragedi ini menyebabkan lebih dari 60 santri meninggal dunia.
Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto memang tak gamblang langsung memerintahkan penggunaan APBN untuk pembangunan fasilitas pondok pesantren. Paling utama, kata dia, presiden meminta Kementerian Pekerjaan Umum memeriksa kelayakan gedung atau bangunan di seluruh pondok pesantren. Presiden ingin memastikan insiden serupa di Pondok Pesantren Al Khoziny tak akan terulang.






























