Logo Bloomberg Technoz

CEO Danantara: Asing Bisa Pegang Saham BEI Usai Demutualisasi

Azura Yumna Ramadani Purnama
01 February 2026 08:45

Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Rosan Perkasa saat konfrensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan di Jakarta, Jumat (15/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andre)
Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Rosan Perkasa saat konfrensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan di Jakarta, Jumat (15/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andre)

Bloomberg Technoz, Jakarta - CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa turut dimiliki institusi asing usai otoritas pasar modal melakukan demutualisasi.

Rosan menyatakan Danantara siap menjadi pemegang saham BEI setelah proses demutualisasi bursa rampung. Nantinya, instiusi keuangan asing juga bisa memiliki saham BEI ketika demutualisasi yang dipersiapkan pemerintah dan otoritas pasar modal selesai.

"Tentunya bukan hanya Danantara, tapi juga dari institusi keuangan dunia lainnya pun akan dibuka. Saya disampaikan seperti itu. Ya, nanti kita lihat yang terbaiknya seperti apa," ujar Rosan kepada awak media, di Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).


Rosan mengatakan lebih lanjut bahwa Danantara masih menunggu proses demutualisasi rampung. Usai rencana itu selesai, Rosan mengaku baru dapat mengungkapkan  besaran presentase kepemilikan Danantara di bursa efek.

"Ya ini kan kita ikutin dulu proses demutualisasinya. Tentunya setelah itu baru nanti kita melihat besarannya persentasi dari saham itu," ujar dia.