Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Bangkit di Tengah Harapan Redanya Perang Dagang

News
20 October 2025 08:50

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Anand Krishnamoorthy - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Senin (20/10) setelah mencatat penurunan selama dua pekan berturut-turut. Sentimen pasar membaik menyusul meredanya ketegangan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,6%, sementara indeks Nikkei 225 melonjak 2,4% setelah bursa kawasan sempat tertekan pada Jumat akibat kekhawatiran terhadap bank regional di Amerika Serikat (AS). Nilai dolar AS sedikit menguat, harga minyak stabil setelah turun tiga pekan berturut-turut, kontrak berjangka saham AS juga naik tipis, dan harga emas turun 0,3%. Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik satu basis poin menjadi 4,01%.


Presiden AS Donald Trump berupaya meredakan ketegangan dagang dengan menyatakan bahwa tarif tinggi terhadap impor China yang sebelumnya pernah ia ancam tidak akan berkelanjutan. Putaran baru pembicaraan dagang AS–China dijadwalkan berlangsung pekan ini, dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng akan membahas langkah-langkah untuk menurunkan eskalasi di antara kedua negara.

“Pasar saat ini memperkirakan akan ada deeskalasi,” tulis Kyle Rodda, analis pasar senior di Capital.com, Melbourne. “Namun, pasar kemungkinan akan tetap bergejolak sampai ada pernyataan resmi mengenai langkah mundur dari kedua pihak.”

Grafik saham global. (Sumber: Bloomberg)