Logo Bloomberg Technoz

Akhir pekan lalu, harga emas dunia anjlok nyaris 2%. Koreksi ini datang setelah harga naik lima hari beruntun dan berulang kali mencetak rekor tertinggi.

Dalam sepekan terakhir, harga emas masih membukukan kenaikan 3,38%. Selama sebulan ke belakang, harga melesat 13,41%.

Sepanjang 2025 (year-to-date), harga emas dunia meroket 61,93%. Harga emas menuju kenaikan tahunan tertinggi sejak 1979.

Harga Emas di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

Pelaku pasar kini berfokus kepada hubungan Amerika Serikat (AS)-China. Presiden AS Donald Trump menyatakan optimisme bahwa pembicaraan dagang dengan China akan membuahkan kesepakatan yang bisa meredakan tensi.

“(Ancaman tarif tinggi) tidak berkelanjutan,” tegas Trump dalam wawancara dengan Fox Business, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Pekan ini, delegasi kedua negara dijadwalkan kembali ke meja perundingan. Delegasi AS akan dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Bessent, sementara rombongan China di bawah komando Wakil Perdana Menteri He Lifeng.

“Saya rasa kami akan berhasil. Sepertinya kami bisa akrab dengan China,” demikian Trump berkata di Gedung Putih, juga dinukil dari Bloomberg News.

Emas adalah aset yang dipandang aman (safe haven asset). Saat situasi lebih tenang, biasanya emas tidak menjadi pilihan utama karena investor berani masuk ke aset-aset yang lebih berisiko.

(aji)

No more pages