Untuk BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar, lanjutnya, Pertamina masih akan mempertahankan dan menyesuaikan seperti bulan-bulan sebelumnya. Mengingat hal ini sangat vital dan sensitif secara sosial, harga Pertalite diramal tetap di harga Rp10.000 dan Bio Solar di harga Rp6.800.
“Dengan mempertimbangkan sinyal penurunan, proyeksi yang paling mungkin adalah harga BBM subsidi akan tetap stabil, sementara harga BBM nonsubsidi akan cenderung stabil atau mengalami penurunan yang terbatas dan berkualitas,” kata dia saat dihubungi, Selasa (30/9/2025).
Di sisi lain, tren penurunan tersebut juga didorong adanya indikasi OPEC+ akan meningkatkan produksi, ditambah dengan dimulainya kembali ekspor minyak dari Kurdistan Irak.
Selain itu, kondisi geopolitik juga dinilai stabil dengan adanya rencana perdamaian Gaza yang mengurangi premi risiko, padahal biasanya menaikkan harga minyak.
“Secara keseluruhan, biaya akuisisi minyak mentah Pertamina berpotensi lebih rendah, yang seharusnya mendorong penurunan harga BBM non-subsidi di pasar domestik,” ujarnya.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November turun 0,5% menjadi US$63,13/barel pada pukul 07.31 pagi ini di Singapura. Sementara itu, Brent untuk pengiriman November ditutup 3,1% lebih rendah menjadi US$67,97 per barel pada Senin.
Aliansi OPEC+ akan bertemu pada Minggu dan mungkin akan sepakat untuk meningkatkan produksi pada November, meski dengan tingkat yang moderat, serupa dengan tingkat produksi pada Oktober.
Harga minyak turun dari level tertinggi pekan lalu saat para pelaku pasar menutup long positions menjelang akhir pekan untuk melindungi diri dari meningkatnya ancaman Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia. Harga minyak berjangka diperkirakan akan mengalami penurunan bulanan yang moderat.
Berikut daftar harga BBM per September 2025:
Pertamina
- Pertamax: Rp12.200/liter
- Pertamax Turbo: Rp13.100/liter
- Pertamax Green: Rp13.000/liter
- Dexlite: Rp13.600/liter
- Pertamina Dex: Rp13.850/liter
- Pertalite: Rp10.000/liter
Vivo
- R90: Rp12.530/liter
- R92: Rp12.610/liter
- R95: Rp13.140/liter
- Diesel: Rp14.140/liter
BP-AKR
- BP 92: Rp12.610/liter
- BP Ultimate: Rp13.120/liter
- BP Ultimate Diesel: Rp14.140/liter
Shell
- Shell Super: Rp12.580/liter
- Shell V-Power: Rp13.140/liter
- Shell V-Power Nitro+: Rp13.300/liter
- Shell V-Power Diesel: Rp14.130/liter
(mfd/wdh)




























