Buntut Kenaikan Harga Pertamax: Efek Kejut hingga Kas Pertamina
Azura Yumna Ramadani Purnama
14 June 2026 12:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Center of Reform on Economics (Core) memandang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 Pertamax menjadi Rp16.250/liter cukup mengejutkan masyarakat, sebab kenaikannya mencapai 32% dari Rp12.300/liter usai ditahan sejak April 2026.
Direktur Eksekutif Core Mohammad Faisal menilai kenaikan harga Pertamax sebenarnya sudah terprediksi sejak harga minyak dunia mengalami lonjakan gegara konflik di Teluk Persia sejak 28 Februari 2026.
Namun, gegara harga bensin Pertamina RON 92 itu sempat ditahan, maka lonjakan yang tiba-tiba diumumkan pada 10 Juni 2026 itu cukup mengejutkan masyarakat.
“Memang mungkin [kenaikan harga Pertamax] ditunda, sehingga lonjakannya cukup besar. Nah, itu yang mungkin saya sayangkan ya. Seandainya ada pengkondisian sejak awal itu dinaikkan pelan-pelan, ini mungkin bisa lebih baik hasilnya menimbulkan shock yang terlalu besar,” kata Faisal ketika dihubungi, Minggu (14/6/2026).
Dia menegaskan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax memang ditetapkan berdasarkan mekanisme pasar, dengan turut mempertimbangkan harga minyak dunia yang berlaku.






























