Kepala BGN Dadan Hindayana Ungkap 2 Penyebab MBG Beracun
Mis Fransiska Dewi
18 September 2025 17:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan dua faktor utama yang memicu kasus dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa daerah, termasuk Bengkulu.
Faktor pertama, kata Dadan, adalah program Sistem Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru beroperasi. Pengelola makanan yang belum terbiasa langsung diminta menyiapkan ribuan porsi sekaligus, sehingga berisiko menimbulkan masalah.
“Ibu-ibu yang biasa masak untuk 4–10 orang belum tentu bisa langsung menyiapkan makanan untuk 1.000 sampai 3.000 orang. Jadi kalau ada 20 sekolah yang dilayani, hari pertama cukup 2 sekolah dulu, lalu bertahap menjadi 4 sekolah, dan seterusnya,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (18/9).
Faktor kedua adalah pergantian pemasok bahan baku yang belum siap memenuhi standar. Dadan mencontohkan kasus di Maluku Barat Daya, di mana pasokan rutin diganti supplier lokal dengan alasan kearifan lokal, namun ternyata belum memiliki kapasitas yang memadai.
“Biasanya bahan dipasok supplier yang sudah rutin. Kemarin karena ingin meningkatkan kearifan lokal, diganti supplier lokal yang ternyata belum siap. Hal-hal seperti itu memang masih bisa terjadi,” katanya.






























