Logo Bloomberg Technoz

BGN Sisir Data MBG, Temukan Sekolah Dilayani Dua SPPG

Dovana Hasiana
21 July 2026 10:30

Presiden Prabowo Subianto meninjau Program MBG di SMPN 111 Jakarta (Dok BPMI)
Presiden Prabowo Subianto meninjau Program MBG di SMPN 111 Jakarta (Dok BPMI)

Bloomberg Technoz, Jakarta -Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan pihaknya masih melakukan pembenahan dan penyisiran data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah itu dilakukan untuk memastikan data penerima akurat dan menghindari adanya perhitungan ganda dalam pelaksanaan program.

Agustina mengungkapkan, salah satu temuan dalam proses evaluasi adalah adanya sekolah yang dilayani oleh dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan jumlah penerima manfaat tercatat dua kali.

"Itu yang sekarang sedang kami sisir lagi datanya. Karena terakhir itu 62,7 juta penerima manfaat, itu kami sisir betul-betul. Karena ternyata ada, misalnya, satu sekolah yang dilayani oleh dua SPPG. Kami lihat, 'Oh ada indikasi nih bisa jadi dobel,' maksudnya jumlahnya jadi dobel," kata Agustina usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7).


Menurutnya, proses penyisiran dilakukan satu per satu agar program MBG benar-benar tepat sasaran. BGN ingin memastikan setiap penerima manfaat tercatat dengan benar sehingga pelaksanaan program dapat memberikan dampak optimal terhadap perbaikan gizi masyarakat.

Selain pembenahan data, Agustina menjelaskan komposisi penerima manfaat MBG saat ini masih didominasi oleh peserta didik. Sekitar 76% penerima manfaat merupakan siswa mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.