Kontrak Berjangka Gandum Menguat Usai Taiwan Janji Beli dari AS
News
18 September 2025 13:20

Ben Westcott- Bloomberg News
Bloomberg, Kontrak berjangka gandum rebound dari pelemahan sesi sebelumnya setelah adanya penandatanganan letter of intent yang menyatakan komitmen Taiwan untuk membeli 3,6 juta ton gandum dari Amerika Serikat dalam tiga tahun ke depan.
Taiwan merupakan salah satu pasar terbesar bagi gandum AS dan kesepakatan yang ditandatangani Asosiasi Penggilingan Tepung Taiwan tersebut diperkirakan bernilai hingga US$1,3 miliar (Rp21,4 triliun) pada periode 2026 hingga 2029.
Langkah ini menandai kesepakatan terbaru terkait pembelian produk pertanian Amerika di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
Beberapa negara Asia berupaya meningkatkan impor komoditas pangan dari AS untuk meredakan ketegangan dengan Gedung Putih sekaligus menghindari tarif besar terhadap ekspor mereka sendiri. Namun, pengiriman hasil panen AS ke China yang biasanya menjadi pembeli utama masih tertahan akibat gesekan tarif dagang.































