Penyerapan SRBI Melonjak Tiga Kali Lipat
Redaksi
25 June 2026 15:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Operasi moneter Bank Indonesia (BI) terlihat agresif pada lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Pada lelang Rabu (24/6/2026), BI meningkatkan jumlah yang dimenangkan hingga Rp18 triliun, jauh lebih besar dari lelang Jumat (19/6/2026) yaitu Rp5,5 triliun.
Dari sisi permintaan, minat investor terhadap instrumen moneter BI masih terjaga. Total penawaran yang masuk mencapai Rp46,92 triliun, naik 9,63% dari lelang sebelumnya, Rp42,8 triliun.
Kenaikan ini didorong oleh tenor 6 bulan, dengan nilai penawaran melonjak lebih dari dua kali lipat jadi Rp8,26 triliun, dari sebelumnya hanya Rp4,03 triliun.
Sementara itu, penawaran pada tenor 12 bulan tetap dominan, dengan nilai Rp38,12 triliun, naik 2,51% daripada lelang sebelumnya. Sebaliknya, permintaan pada tenor 9 bulan justru turun menjadi Rp545 miliar, dari Rp1,58 triliun.
BI memutuskan memenangkan 38,4% dari total penawaran yang masuk. Pada lelang sebelumnya rasionya hanya 12,8% dari total penawaran. Artinya, BI tak cuma menghadapi permintaan investor yang kuat, tetapi juga sengaja memperbesar penyerapan instrumen moneter di pasar.






























