Logo Bloomberg Technoz

Lowongan Kerja Sektor Teknologi Minta Calon Karyawan Mahir AI

Redaksi
22 July 2026 13:55

Mitos dan fakta: ancaman hilangnya pekerjaan akibat perkembangan teknologi AI. (Diolah)
Mitos dan fakta: ancaman hilangnya pekerjaan akibat perkembangan teknologi AI. (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kemampuan menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kini menjadi salah satu syarat yang paling banyak dicari perusahaan teknologi.

Laporan Tech Hiring Myths vs. Reality dari Dice mencatat bahwa 73% lowongan pekerjaan teknologi pada Mei 2026 telah mencantumkan sedikitnya satu keterampilan AI sebagai persyaratan.

Persentase tersebut melonjak dibandingkan 15% pada Januari 2024. Hal ini menunjukkan bahwa dalam waktu lebih dari dua tahun kemampuan AI telah berubah dari keahlian khusus menjadi kompetensi yang dibutuhkan di sebagian besar proses rekrutmen tenaga kerja di sektor teknologi.


Dice menyebut bahwa temuan tersebut membantah anggapan bahwa AI akan menghilangkan kesempatan kerja di sektor teknologi. Laporan ini juga menyatakan bahwa yang terjadi justru perubahan kebutuhan perusahaan terhadap keterampilan calon pekerja.

"Jika AI benar-benar menghilangkan pekerjaan teknologi, permintaan terhadap talenta yang memiliki kemampuan AI juga akan ikut menyusut. Faktanya justru sebaliknya," tulis Dice dalam laporannya, dikutip Rabu (22/7/2026)