Logo Bloomberg Technoz

BI Sebut Kondisi Likuiditas RI Cukup, Ekspansi Tembus Rp1.000 T

Mis Fransiska Dewi
29 June 2026 16:00

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti saat gala dinner Women on the Move di Bali, Sabtu (31/8/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti saat gala dinner Women on the Move di Bali, Sabtu (31/8/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengeklaim kondisi likuditas di pasar uang dan perbankan Indonesia cukup. Bank sentral telah melakukan ekspansi likuiditas hingga Rp1.000 triliun hingga akhir Juni. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan akhir Mei di sekitar Rp600 triliun. 

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan langkah tersebut ditempuh untuk menjaga stabilitas pasar uang dan pasar valuta asing di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi. 

Destry menuturkan bank sentral saat ini memprioritaskan kebijakan yang berfokus pada stabilitas nilai tukar rupiah dan kecukupan likuiditas di pasar keuangan. 


"Kalau kita lihat di akhir Mei ekspansi yang kami lakukan sekitar Rp600 triliun, maka di akhir Juni ini kami sudah melakukan ekspansi hingga Rp1.000 triliun," kata Destry dalam konferensi pers Pimpinan DPR RI dengan Pemerintah Terkait Penguatan Fiskal dan Moneter, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, dari sisi likuiditas, BI terus mengoptimalkan berbagai instrumen operasi moneter guna memastikan kondisi pasar tetap terjaga. Salah satu langkah yang ditempuh ialah meningkatkan ekspansi likuiditas secara signifikan sepanjang Juni.