"Kenapa Polres Jaktim mau klarifikasi, karena itu sebagai barbuk juga. bahwa itu hasil dari penjarahan atau apa kita belum tahu, ini panggilan klarifikasi saja bukan pemeriksaan," sambungnya.
Adapun Sherina pernah mengungkap kondisi kucing yang dia selamatkan dari rumah Uya Kuya setelah ramai terjadi penjarahan.
"Salah satu kucing dari rumah Uya Kuya ada yang rescue dan semalaman saya dan @indiradiandra sudah koordinasi langsung dengan rescuer. Pagi ini dijemput dan sekarang kucing posisi aman, sedang saya foster. Ini hanya satu ekor dari kemungkinan 16-20an ekor kucing yang di breeding di lokasi tersebut. Kondisi: sangat kurus, tulang-tulangnya berasa banget kalau lagi di pet badannya. Untuk para pet owners please sebisa mungkin ADOPT don't SHOP, steril kucingnya, kalau tak mampu rawat tak usah pelihara,"ujar Sherina dalam akun media sosialnya.
Sejauh ini, polisi telah menetapkan 12 orang sebagai tersangka penjarahan. Para tersangka terbagi ke dalam tiga klaster. Yakni klaster pelaku penghasutan, penjarahan, dan melawan petugas. Alfian menyebut ada satu anak di bawah umur yang terlibat. Pelaku di bawah umur itu berdalih hanya ikut-ikutan.
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan pantauan Bloomberg Technoz, Uya Kuya membagikan perkembangan terbaru mengenai pencarian hewan kesayangannya. Ia mengonfirmasi bahwa kelima ekor kucingnya telah berhasil kembali ke tangannya.
"Alhamdulillah Derry sudah kembali bersama kita, Ara juga, Oreo juga bersama kita, Bella juga dan Yuki ketemu,"ungkap Uya dalam Stories Instagram.
Sudah ada delapan ekor kucing peliharaan Uya Kuya yang diselamatkan usai insiden massa tak dikenal menjarah rumahnya.
Hal ini juga berkat bantuan dari musisi Sherina Munaf bersama teman-teman dokter hewan yang melakukan pencarian dan penyelamatan.
(dec/spt)































