Logo Bloomberg Technoz

Razia Imigrasi di Pabrik Hyundai-LG Guncang Hubungan AS-Korsel

News
08 September 2025 08:00

Presiden AS Donald Trump, kiri, menyapa Lee Jae Myung, presiden Korea Selatan di Gedung Putih. (Sumber: Bloomberg)
Presiden AS Donald Trump, kiri, menyapa Lee Jae Myung, presiden Korea Selatan di Gedung Putih. (Sumber: Bloomberg)

Youkyung Lee dan Denny Thomas - Bloomberg News

Bloomberg, Penggerebekan imigrasi di sebuah pabrik baterai kendaraan listrik di Georgia yang dijalankan dua perusahaan Korea Selatan (Korsel) mengguncang Seoul. Peristiwa ini terjadi kurang dari dua pekan setelah Presiden Lee Jae Myung bertemu Presiden Donald Trump di Gedung Putih, di mana perusahaan-perusahaan Korea berkomitmen menanamkan investasi ratusan miliar dolar di Amerika Serikat.

Pejabat Korsel bekerja sepanjang akhir pekan untuk mengupayakan pembebasan 300 warganya yang ditahan di lokasi pembangunan proyek patungan Hyundai Motor Co dan LG Energy Solution Ltd, kata Kepala Staf Kepresidenan Kang Hoon-sik dalam rapat tingkat tinggi antara pemerintah dan Partai Demokrat yang berkuasa.


Menurut kantor berita Yonhap, para pekerja Korea kemungkinan bisa pulang dengan penerbangan carteran sekitar Rabu (10/9), mengutip pernyataan Konsul Jenderal Cho Ki-joong dari pusat detensi di Georgia tempat mereka ditahan.

Hingga kini belum jelas visa apa yang dimiliki para pekerja tersebut dan apakah visa itu mengizinkan mereka berada di lokasi proyek.