Menteri Komdigi Meutya Sebut Ada Provokasi di Ruang Digital
Farid Nurhakim
01 September 2025 10:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengeklaim bahwa pihaknya telah memperoleh lonjakan dari laporan masyarakat mengenai provokasi di ruang digital. Termasuk ajakan penjarahan hingga penyebaran isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
“Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menerima lonjakan laporan masyarakat terkait provokasi di ruang digital, termasuk ajakan penjarahan, penyerangan, dan penyebaran isu SARA,” ungkap Meutya dalam unggahan dari Instagram resminya, @meutya_hafid, dikutip Senin (1/9/2025).
Selain itu, dia menyebut bahwa Kemkomdigi menemukan adanya informasi keliru yang disebarkan, baik secara sengaja maupun tak sengaja, dengan kecepatan penyebaran yang sangat tinggi mirip banjir bandang yang menenggelamkan informasi yang benar, masukan, kritikan konstruktif, atau aktivitas produktif, seperti pembelajaran, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan sebagainya.
“Indikasi awal menunjukkan adanya upaya terorganisir untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana provokasi,” ujar Meutya.
Sejak beberapa hari terakhir, lanjut dia, pihaknya juga memantau adanya aliran dana dalam jumlah signifikan melalui platform digital. Konten kekerasan dan anarkisme disiarkan secara langsung (livestreaming) dan dimonetisasi lewat fitur donasi maupun gifts bernilai besar.































