Penjelasan Wamentan Soal Impor 1.000 Ton Beras AS
Dovana Hasiana
19 March 2026 15:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menjelaskan bahwa pemerintah belum mengeksekusi impor 1.000 ton beras dari AS. Impor tersebut dikatakannya baru akan dilakukan apabila dibutuhkan, bukan dalam waktu dekat ini.
"Saya ingin menggarisbawahi ada 1.000 ton [beras] dari Amerika, itu beras khusus dan belum dilaksanakan. Karena baru nanti akan [dilakukan] apabila diperlukan dan berasnya beras khusus ya, tolong itu digarisbawahi," tegas Sudaryono dalam konferensi pers, dikutip Kamis (19/3/2026).
Dia mengungkap bahwa Indonesia justru sudah melepas ekspor beras ke Arab Saudi hingga 2.000 ton dari proyeksi sekitar 20.000 ton beras.
"Tapi yang sudah terlaksana, kita sudah melepas ekspor beras ke Arab Saudi 2.000 ton dalam rangka kita memenuhi kebutuhan pangan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia, dan syukur-syukur kita bisa juga merebut pasar untuk kebutuhan haji umrah bukan hanya Indonesia, tapi juga untuk jemaah lain di Arab Saudi," bebernya.
Sebelumnya, Sudaryono mengatakan cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 4,09 juta ton per 16 Maret 2026. Angka ini merupakan yang tertinggi sepanjang tahun berjalan.
































