Logo Bloomberg Technoz

Adapun, terdapat 4 proyek hulu migas di luar PSN yang telah onstream sampai paruh pertama tahun ini.

Pertama, proyek Letang Tengah Rawa Expansion yang dijalani oleh Medco EP Grissik Ltd, proyek tersebut memiliki rencana kapasitas dan produksi sebesar 70 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) dan onstream pada 14 Maret 2025.

Kedua, proyek Balam GS Upgrade yang dijalankan oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR), memiliki rencana kapasitas sebesar 35.000 barel minyak per hari (bopd) dengan target produksi mencapai 31.921 bopd. Proyek ini mulai beroperasi pada 16 Mei 2025.

Ketiga, proyek Terubuk yang dikelola oleh Medco EP Natuna, mencakup rencana kapasitas dan produksi sebesar 6.650 bopd dan 60 MMscfd. Proyek ini onstream pada 24 April 2025.

Keempat, proyek BUIC C14 yang dijalankan oleh ExxonMobil Cepu Ltd, memiliki rencana kapasitas dan produksi sebesar 9.700 bopd. Proyek tersebut onstream pada 23 Juni 2025.

Dengan begitu, masih terdapat 11 proyek hulu migas lainnya yang ditargetkan onstream pada tahun ini. Hudi optimis target tersebut dapat tercapai pada sisa tahun ini, sesuai dengan rencana yang dicanangkan.

“Kita InsyaAllah masih terus berupaya dan sampai saat ini masih cukup optimis bahwa untuk pertama kali target APBN [Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara] itu InsyaAllah bisa tercapai,” tegas dia.

Pada kesempatan sebelumnya, SKK Migas mengungkapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) dari keseluruhan proyek itu mencapai US$832,7 juta atau sekitar Rp13,59 triliun (asumsi kurs Rp16.326 per dolar AS).

Proyeksi nilai investasi itu melebar dari posisi sebelumnya di angka US$753,2 juta atau sekitar Rp12 triliun pada dokumen akhir 2024.

Adapun, 15 proyek strategis itu mencakup kapasitas total mencapai 73.335 bopd dan 896 MMscfd.

Akumulasi kapasitas dari 15 proyek itu mencapai 233.389 barel setara minyak per hari atau barrel of oil equivalent per day (boepd).

Deputi Eksploitasi SKK Migas Taufan Marhendrajana menargetkan 15 proyek onstream itu bisa mengerek produksi tahun ini mencapai 20.846 BOPD, dengan tambahan produksi gas mencapai 392 MMscfd. Tambahan kapasitas itu mencapai 90.810 BOEPD.

“Beberapa dari onstream ini sebenarnya untuk meningkatkan produksi, sekitar 20.000 barel per hari, jadi ini bagian dari upaya untuk meningkatkan produksi dari aset eksisting,” kata Taufan.

Berikut 15 proyek hulu migas yang ditargetkan onstream pada 2025, menurut catatan SKK Migas:

Terubuk

Operator : Mecdo EP Natuna

Rencana kapasitas : 6.65d BOPD minyak dan 60 MMscfd gas

Rencana produksi : 6.65d BOPD minyak dan 60 MMscfd gas

Onstream : kuartal II-2025

Balam GS Upgrade

Operator : Pertamina Hulu Rokan (PHR)

Rencana kapasitas : 35.000 bopd minyak

Rencana produksi : 31.921 bopd minyak

Onstream : kuartal I-2025

NDD A14 Stage-2

Operator : PHR

Rencana kapasitas : 6.723 bopd minyak

Rencana produksi : 2.814 bopd minyak

Onstream : kuartal II-2025

A-24

Operator : Premier Oil Natuna Sea BV

Rencana kapasitas : 36,6 MMscfd gas

Rencana produksi : 20 MMscfd gas

Onstream : kuartal IV-2025

CEOR Minas

Operator : PHR

Rencana kapasitas : 3.000 bopd minyak

Rencana produksi : 1.566 bopd minyak

Onstream : kuartal IV-2025

SKN New Train

Operator : PT PHE Jambi Merang

Rencana kapasitas : 30 MMscfd gas

Rencana produksi : 22 MMscfd gas

Onstream : kuartal IV-2025

Karamba

Operator : ISOG

Rencana kapasitas : 7 MMscfd gas

Rencana produksi : 7 MMscfd gas

Onstream : kuartal III-2025

Sisi Nubi AOI 1, 3, 5

Operator : Pertamina Hulu Mahakam (PHM)

Rencana kapasitas : 120 MMscfd gas

Rencana produksi : 60 MMscfd gas

Onstream : kuartal IV-2025

Senoro Selatan

Operator : JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawsi

Rencana kapasitas : 110 MMscfd gas

Rencana produksi : 110 MMscfd gas

Onstream : kuartal IV-2025

Suban Future Facility Optimalization (revamping)

Operator : Medco EP Grissik Ltd

Rencana kapasitas : 4.878 bopd minyak, 400 MMscfd gas

Rencana produksi : 4.878 bopd minyak, 400 MMscfd gas

Onstream : kuartal IV-2025

Letang Tengah Rawa Expansion

Operator : Medco EP Grissik Ltd

Rencana kapasitas : 70 MMscfd gas

Rencana produksi : 70 MMscfd gas

Onstream : kuartal I-2025

BUIC C14

Operator : ExxonMobil Cepu Ltd

Rencana kapasitas : 9.700 bopd minyak

Rencana produksi : 9.700 bopd minyak

Onstream : kuartal III-2025

OPL LES

Operator : PHE ONWJ

Rencana kapasitas : 130 bopd minyak, 15,7 MMscfd gas

Rencana produksi : 130 bopd minyak, 15,7 MMscfd gas

Onstream : kuartal IV-2025

Akasia Bagus Stage-1

Operator : Pertamina EP

Rencana kapasitas : 7.250 bopd minyak, 19 MMscfd gas

Rencana produksi : 7.250 bopd minyak, 19 MMscfd gas

Onstream : kuartal III-2025

Bentu Production Line

Operator : EMP Bentu

Rencana kapasitas : 8 MMscfd gas

Rencana produksi : 8 MMscfd gas

Onstream : kuartal IV-2025

(azr/naw)

No more pages