Pegadaian Luncurkan Program Gadai Bebas Bunga

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pegadaian kembali menghadirkan program pembiayaan yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh akses pendanaan yang lebih terjangkau. Melalui program Gadai Bebas Bunga Konvensional dan Gadai Bebas Mu’nah Syariah, perusahaan menawarkan solusi pinjaman yang cepat dan mudah tanpa beban biaya tambahan.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta membantu masyarakat menghadapi kebutuhan finansial yang mendesak. Layanan tersebut juga diharapkan dapat mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam memperoleh modal kerja.
Sebagai lembaga keuangan yang telah lama dikenal masyarakat, Pegadaian terus berupaya memperluas akses pembiayaan yang inklusif. Inisiatif ini dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat yang membutuhkan dukungan likuiditas dalam waktu singkat.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan aset berharga seperti emas atau barang bernilai lainnya sebagai jaminan untuk memperoleh pinjaman. Skema ini dinilai menjadi solusi praktis bagi kebutuhan keuangan jangka pendek.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan layanan keuangan yang inklusif bagi masyarakat.
"Program Gadai Bebas Bunga dan Gadai Bebas Mu’nah atau yang lebih dikenal dengan Gadai Peduli adalah langkah konkret kami untuk memastikan layanan keuangan inklusif dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Kami memahami bahwa likuiditas cepat sangat dibutuhkan saat ini, namun seringkali masyarakat khawatir akan beban biaya modal yang tinggi. Melalui pembebasan bunga ini, kami ingin membantu menstabilkan keuangan keluarga dengan memanfaatkan aset emas ataupun barang berharga lainnya secara optimal," jelas Selfie.
Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat. Selain itu, kebijakan pembebasan bunga juga diharapkan mampu meringankan beban finansial masyarakat.
Pegadaian menilai bahwa kebutuhan likuiditas yang cepat sering kali menjadi tantangan bagi banyak keluarga maupun pelaku usaha kecil. Oleh karena itu, perusahaan menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih ringan dan mudah diakses.
Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh pinjaman dengan proses yang relatif sederhana. Hal tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengatasi kebutuhan finansial tanpa harus menghadapi biaya pinjaman yang tinggi.
Fasilitas Pinjaman untuk Masyarakat dan UMKM
Program Gadai Bebas Bunga dan Gadai Bebas Mu’nah menyasar dua kelompok utama nasabah. Pertama adalah nasabah baru yang belum pernah menggunakan layanan Pegadaian sebelumnya.
Kelompok kedua adalah nasabah non aktif yang sudah lama tidak melakukan transaksi gadai di Pegadaian. Dengan adanya program ini, perusahaan berharap dapat mengajak kembali nasabah tersebut untuk memanfaatkan layanan yang tersedia.
Dalam program ini, Pegadaian menyediakan dua skema gadai yang dapat dipilih oleh masyarakat sesuai kebutuhan. Skema pertama adalah Gadai Reguler yang memberikan fasilitas bebas sewa modal atau bunga selama 60 hari.
Sementara itu, skema kedua adalah Gadai Harian yang menawarkan pembebasan sewa modal selama 30 hari. Kedua skema tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam mengelola kebutuhan keuangan mereka.
Rentang pinjaman yang disediakan dalam program ini cukup beragam. Nasabah dapat memperoleh pinjaman mulai dari Rp50.000 hingga Rp2.500.000.
Dengan rentang tersebut, program ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat luas, mulai dari kebutuhan harian hingga kebutuhan usaha kecil. Fleksibilitas nilai pinjaman juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyesuaikan kebutuhan pendanaan mereka.
Program ini berlaku secara nasional di seluruh outlet Pegadaian di Indonesia. Layanan tersebut mencakup outlet konvensional, outlet syariah, serta outlet co-location yang dikenal dengan nama outlet SenyuM.
Untuk dapat mengikuti program ini, calon nasabah diwajibkan membawa identitas diri yang telah terverifikasi oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Persyaratan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan validitas transaksi.
Program Gadai Bebas Bunga dan Gadai Bebas Mu’nah berlaku hingga 30 April 2026. Selama periode tersebut, nasabah dapat memanfaatkan program ini untuk satu kali transaksi.
Pegadaian berharap program ini dapat membantu masyarakat memperoleh solusi pembiayaan yang aman dan terpercaya. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk mencegah masyarakat terjerat pendanaan ilegal yang merugikan.
Selain menghadirkan program pembiayaan, Pegadaian juga terus mengembangkan berbagai produk keuangan yang lebih inovatif. Transformasi ini dilakukan untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Pegadaian sendiri memiliki sejarah panjang sebagai lembaga pembiayaan di Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada 1 April 1901 di Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Dalam perkembangannya, Pegadaian tidak hanya bergerak di sektor gadai. Perusahaan juga terus bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang menyediakan berbagai layanan finansial.
Sejak tahun 2021, Pegadaian menjadi bagian dari Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat dukungan terhadap pengembangan UMKM di Indonesia.
Pegadaian juga memperluas layanan di sektor emas melalui pengembangan Bank Emas. Perusahaan resmi memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan pada Desember 2024 untuk menjalankan kegiatan usaha bulion.
Melalui izin tersebut, Pegadaian dapat menyediakan berbagai layanan seperti deposito emas, pinjaman modal kerja berbasis emas, jasa titipan emas korporasi, serta perdagangan emas.
Selain layanan bulion, Pegadaian juga menawarkan berbagai produk investasi emas bagi masyarakat. Beberapa di antaranya adalah Tabungan Emas, Cicil Emas, serta Arisan Emas.
Perusahaan juga menyediakan berbagai produk pembiayaan lain seperti pembiayaan haji dan umrah, kredit mikro, kredit kendaraan, hingga Kredit Usaha Rakyat syariah.
Seluruh layanan Pegadaian dapat diakses melalui berbagai kanal. Masyarakat dapat memanfaatkan outlet Pegadaian, agen resmi, maupun aplikasi digital Tring! by Pegadaian.
Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai bagian dari transformasi digital perusahaan. Melalui platform ini, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi keuangan secara lebih mudah dan praktis.
Dengan berbagai inovasi tersebut, Pegadaian berharap dapat terus berperan sebagai lembaga pembiayaan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Perusahaan juga berkomitmen menghadirkan layanan keuangan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Indonesia.































