Logo Bloomberg Technoz

Biasanya, lonjakan pemasangan terjadi di bulan Desember. Namun, tahun ini, aktivitas dipercepat akibat dua kebijakan baru.

Salah satu aturan yang berlaku mulai 1 Mei memperketat koneksi panel surya atap ke jaringan listrik.

Sementara aturan lain yang mulai berlaku 1 Juni mencabut skema perlindungan harga yang sebelumnya menjamin keuntungan proyek energi surya dan angin.

Penurunan tajam ini, yang sebenarnya telah diantisipasi pelaku pasar, menandakan babak yang lebih berat di paruh kedua 2025 bagi para produsen panel surya China.

Permintaan yang melonjak di awal tahun membuat pasar menjadi “front-loaded”. Perusahaan besar seperti LONGi Green Energy Technology Co. dan Tongwei Co. bahkan telah memperingatkan potensi kerugian bersih di semester pertama.

Hal ini terjadi karena penambahan kapasitas yang tergesa-gesa tidak diikuti peningkatan pendapatan, seiring harga jual masih berada di bawah biaya produksi.

Pemasangan pembangkit angin juga turun drastis menjadi 5 GW pada Juni, dari 26 GW pada bulan sebelumnya. Sementara itu, pemasangan pembangkit listrik tenaga uap atau termal justru naik tipis menjadi 8 GW.

(bbn)

No more pages