Logo Bloomberg Technoz

Gejala Kanker di Malam Hari, Ini yang Banyak Orang Rasakan

Referensi
21 July 2025 15:06

Ilustrasi istirahat akibat sakit kanker. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi istirahat akibat sakit kanker. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kanker masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penyakit ini kerap datang secara diam-diam, dengan gejala yang tak selalu mudah dikenali. Menariknya, beberapa tanda-tanda kanker bisa muncul dan terasa lebih jelas pada malam hari. Mengetahui gejala awal kanker, termasuk yang muncul saat malam, bisa menjadi langkah penting untuk deteksi dini dan pengobatan yang tepat.

Kanker: Ancaman Serius dengan Gejala yang Sering Terabaikan

Ilustrasi Kanker Prostat (Envato)

Kanker adalah kondisi ketika sel-sel tubuh tumbuh secara tidak normal dan tak terkendali, kemudian berpotensi menyebar ke jaringan sehat lainnya. Jika tidak segera ditangani, kanker dapat berkembang ke tahap metastasis—menyebar ke organ lain seperti paru-paru, hati, usus besar, bahkan tulang.

Sayangnya, banyak orang masih menganggap bahwa diagnosis kanker adalah akhir dari segalanya. Padahal, dengan deteksi dini dan penanganan yang cepat, peluang kesembuhan bisa meningkat secara signifikan.

Gejala Kanker yang Muncul di Malam Hari


Salah satu gejala kanker yang sering tak disadari adalah keringat berlebih di malam hari, meskipun suhu udara sebenarnya dingin. Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis hematologi-onkologi, dr. Ikhwan Rinaldi, yang menjelaskan bahwa sensasi gerah dan berkeringat saat malam dapat menjadi sinyal awal penyakit kanker.

“Bawaannya gerah saja, biasanya kalau malam-malam terasa panas meskipun udaranya dingin,” kata dr. Ikhwan dalam keterangannya.

Kenapa Tubuh Berkeringat Saat Malam Meski Udara Dingin?