Logo Bloomberg Technoz

Paparan Scrap Baja Radioaktif di Cikande Bisa Timbulkan Kanker

Dinda Decembria
12 November 2025 15:30

Ilustrasi Lambang Radioaktif (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi Lambang Radioaktif (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Paparan radioaktif Cesium 137 (Cs-137) yang ditemukan pada scrap baja di kawasan industri Cikande, Banten, berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan serius, mulai dari sindrom radiasi akut hingga risiko kanker dalam jangka panjang.

Hal ini disampaikan Ahli Epidemiologi dan Kesehatan Lingkungan Universitas Griffith, Dr. Dicky Budiman, PhD, menanggapi temuan sumber radiasi tersebut.

Menurut Dicky, efek kesehatan sangat bergantung pada dosis dan lamanya paparan. “Kalau dosis tinggi dan akut, efeknya bisa muncul dalam jam atau hari. Gejalanya seperti mual, muntah, diare, bahkan bisa terjadi kerusakan sumsum tulang, infeksi, dan pendarahan. Pada dosis sangat tinggi, bisa berujung gagal organ dan kematian,” ujarnya kepada Bloomberg  Technoz, Rabu (12/11).


Paparan dalam dosis menengah hingga rendah juga tak kalah berbahaya jika terjadi terus-menerus. “Kalau kronis, efeknya akumulatif dan meningkatkan risiko kanker, seperti kanker tiroid, payudara, paru, atau leukemia. Juga bisa mengganggu fungsi reproduksi,” jelasnya. Efek laten tersebut, lanjut Dicky, dapat muncul 5 hingga 20 tahun setelah terpapar.

Selain itu, Cs-137 dapat masuk ke rantai makanan karena mudah larut dalam air dan terserap oleh biota perairan. “Inilah sebabnya zat ini bisa ditemukan pada produk seperti ikan atau udang jika lingkungan pabrik atau perairan tercemar,” paparnya.