Untuk mengatasi lonjakan kasus tersebut, Menteri Arifah menyebut pihaknya telah membahas rencana Instruksi Presiden (Inpres) tentang Gerakan Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak melalui rapat tingkat menteri (RTM), termasuk bersama Kemenko PMK.
"Salah satu solusi terhadap persoalan ini dengan Ruang Bersama Indonesia. Ini adalah kelanjutan dari Desa Kelurahan yang ramah anak dan perempuan. Hanya saja Desa Kelurahan yang ramah anak ini kemudian kami lanjutkan dengan Ruang Bersama Indonesia. Tambahannya adalah kolaborasi dan sinergi dari berbagai kementerian-kementerian," ujarnya.
(dec/del)
No more pages































