Harga Bijih Besi Naik Dua Pekan Beruntun Dikerek Kabar dari China
News
04 July 2025 15:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga bijih besi menuju penutupan tertinggi sejak Mei 2025 setelah fokus baru China terhadap reformasi sisi pasokan memicu optimisme bagi pasar baja negara tersebut.
Kontrak berjangka bahan baku utama pembuatan baja itu mencatat kenaikan mingguan kedua, dengan harga kembali menembus level US$96 per ton.
Pejabat eksekutif di Beijing pekan ini berjanji akan menekan kapasitas industri yang sudah usang— langkah yang berpotensi mendorong harga bahan baku karena bisa meningkatkan margin keuntungan produsen baja.
Analis di Citigroup Inc. menilai sinyal dari China tersebut sebagai awal dari “reformasi sisi pasokan 2.0”.
Namun dibandingkan dengan periode 2015-2018, Citigroup memperkirakan pemangkasan kapasitas akan lebih moderat dan tidak diikuti oleh stimulus permintaan secara signifikan, menurut catatan riset.

































