Pada periode Januari hingga Mei 2025, impor tiga komoditas utama non-migas yakni mesin atau peralatan mekanis, mesin atau perlengkapan elektrik serta kendaraan dan bagiannya mencatatkan kontribusi sebesar 36,55% terhadap total nilai impor non-migas Indonesia.
“Nilai impor komoditas utama mengalami peningkatan dari sisi volume tapi penurunan dari sisi nilai jika dibandingkan dengan yoy” kata Pudji.
Ia menyebut, nilai impor mesin atau perlatan mekanis tercatat sebesar US$13,82 miliar dengan jumlah volume sebanyak 1,8 jt ton.
Sementara itu nilai impor untuk mesin atau perlengkapan elektrik tercatat sebesar US$12,18 miliar dengan volume 0,72 juta ton. Selain itu, untuk kendaraan dan bagianya impor US$4,31 miliar dengan volume mencapai 0,66 juta ton.
(ell)


























