Komoditas hortikultura mencatatkan tren yang beragam. Harga bawang merah rata-rata secara nasional sebesar Rp45.092 per kilogram, atau lebih tinggi 8,66% dibandingkan Harga Acuan Penjualan (HAP) nasional yang berada di rentang Rp36.500 hingga Rp41.500 per kilogram.
Sebaliknya, harga bawang putih bonggol tercatat lebih rendah 1,01%, yakni sebesar Rp39.595 per kilogram dibandingkan HAP nasional di kisaran Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Harga cabai merah keriting rata-rata secara nasional tercatat Rp43.463 per kilogram, atau lebih rendah 20,98% dibandingkan dengan kisaran HAP nasional Rp37.000 hingga Rp55.000 per kilogram.
Sementara itu, cabai rawit merah mulai menunjukkan kenaikan, dengan harga rata-rata nasional sebesar Rp59.515 per kilogram, atau lebih tinggi 4,41% dibandingkan batas atas HAP sebesar Rp57.000 per kilogram.
Sektor protein hewani masih berada di bawah harga acuan. Daging ayam ras rata-rata secara nasional dijual seharga Rp34.780 per kilogram, atau lebih rendah 13,05% dibandingkan HAP nasional sebesar Rp40.000 per kilogram.
Harga telur ayam ras tercatat sebesar Rp29.293 per kilogram, atau lebih rendah 2,36% dibandingkan HAP nasional Rp30.000 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi murni berada di angka Rp135.203 per kilogram, atau lebih rendah 3,43% dibandingkan HAP nasional sebesar Rp140.000 per kilogram.
Harga gula konsumsi rata-rata secara nasional mencapai Rp18.445 per kilogram, atau lebih tinggi 5,4% dibandingkan HAP nasional Rp17.500 per kilogram.
Minyak goreng curah masih berada di atas harga eceran tertinggi, dengan rerata nasional sebesar Rp18.445 per liter, atau lebih tinggi 5,4% dibandingkan HET Minyakita sebesar Rp15.700 per liter.
(ell)































