Logo Bloomberg Technoz

BKO seharusnya hanya digunakan dengan indikasi yang tepat di bawah pengawasan tenaga medis dan dilarang digunakan dalam OBA.

Bahaya Kesehatan yang Muncul

Bahaya konsumsi OBA yang mengandung BKO sildenafil, tadalafil, dan turunannya dapat menyebabkan gangguan penglihatan, stroke, hingga kematian. 

Asam mefenamat dan natrium diklofenak dapat memicu gangguan saluran cerna dan kerusakan hati. Sibutramin meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, sedangkan penggunaan deksametason dan siproheptadin dalam jangka panjang dapat menimbulkan gangguan hormonal, obesitas, dan penurunan imunitas. 

Bahkan, zat seperti glibenklamid dan metformin yang biasa digunakan untuk menurunkan gula darah juga bisa menyebabkan hipoglikemia berat jika dikonsumsi berlebihan, apalagi tanpa pengawasan tenaga medis.

“BPOM tidak akan mentolerir tindakan pelaku usaha yang dengan sengaja mencampurkan BKO dalam produk OBA. Penggunaan BKO dalam produk OBA sangat dilarang. Ini bukan hanya masalah administratif, tetapi menyangkut nyawa dan keselamatan konsumen. BPOM akan terus melakukan pengawasan secara intensif dan menindak tegas pelaku usaha yang mengedarkan produk tidak aman,” imbuh Taruna Ikrar.

Terhadap pelanggaran semacam ini, BPOM siap mengambil langkah hukum tegas sesuai dengan Pasal 435 Jo. Pasal 138 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Berdasarkan ketentuan tersebut, pelaku pelanggaran dapat dikenai sanksi pidana hingga 12 tahun penjara atau denda maksimal Rp5 miliar.

Daftar 9 Obat Bahan Alam yang Mengandung Bahan Kimia Obat :

1.⁠ ⁠Harimau Putih 

2.⁠ ⁠One Man

3.⁠ ⁠Amima Lelaki

4.⁠ ⁠Urat Madu Gold

5.⁠ ⁠Redak-Sam

6.⁠ ⁠Jarak Pagar

7.⁠ ⁠Contra Lin

8.⁠ ⁠Real Slim Ultimate

9.⁠ ⁠Vitamin Gemuk Alami

(dec/spt)

No more pages