Pada jeda Sesi I perdagangan Rabu (11/6/2025), saham-saham industri otomotif dan penunjangnya seraya menghijau, yang justru berseberangan jauh dengan melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia di Sesi I, IHSG tertekan 0,43% dan 30,86 poin ke level 7.199,88 dengan 253 saham melemah, 301 saham menguat, dan sisanya 242 saham stagnan.
Saham PT Astra International Tbk (ASII) yang merupakan Perusahaan otomotif unggulan di Indonesia hingga multinasional memproduksi, merakit, dan mendistribusikan, sejumlah merek terlaris di pasar, Toyota, hingga Daihatsu, misalnya.
Saham ASII berhasil melaju dengan penguatan 0,22% ke harga Rp4.610/saham, dengan harga saham tertinggi mencapai Rp4.630/saham siang ini. Sementara Perusahaan yang ada di industri dan bisnis yang sama, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) juga menguat dengan kenaikan 1,15% ke level Rp875/saham.
Disusul oleh saham PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) yang bergerak pada bidang pembuatan spare parts otomotif dan mesin dan produk penunjang lainnya juga berhasil menguat lebih tinggi mencapai 1,62% ke harga Rp1.880/saham.
Senada dengan saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) yang menguat 1,76% pada jeda penutupan perdagangan Sesi I siang hari ini, dengan menetap pada harga Rp1.155/saham.
Sedang saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) yang merupakan anak usaha Astra International (ASII) yang bergerak di bidang produksi suku cadang otomotif berhasil bertahan stabil di harga Rp2.050/saham. Sementara itu, saham PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) juga stabil harganya yang menetap di harga Rp196/saham sama seperti sebelumnya.
Saham PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) yang merupakan Perusahaan di bidang manufaktur komponen otomotif, terutama untuk mobil juga ikut stabil, dengan bertahan di harga Rp1.000/saham, terlebih sempat menguat mencapai Rp1.015/saham pagi tadi.
(fad)































