Logo Bloomberg Technoz

Dampak Kendali Iran Atas Hormuz ke Trump dan Para Importir Minyak

News
16 March 2026 18:10

Sebuah kapal tanker minyak bersiap untuk mengangkut minyak mentah ke pasar ekspor di Bandar Abbas, Iran pada 2018./Bloomberg-Ali Mohammad
Sebuah kapal tanker minyak bersiap untuk mengangkut minyak mentah ke pasar ekspor di Bandar Abbas, Iran pada 2018./Bloomberg-Ali Mohammad

Weilun Soon dan Alastair Gale - Bloomberg News

Bloomberg, Iran memanfaatkan sepenuhnya keunggulan geografisnya di Selat Hormuz, memaksa pembeli energi untuk bernegosiasi demi transit yang aman dan mendorong Amerika Serikat (AS) untuk meminta bantuan dari negara lain untuk mengamankan pembukaan kembali yang—bahkan dalam skenario terbaik—bisa memakan waktu berminggu-minggu.

Selat yang sempit ini telah menjadi titik fokus bagi semua pihak seiring berjalannya perang memasuki pekan ketiga.


Iran menggunakan serangan di jalur air tersebut untuk menciptakan kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam perdagangan energi sebagai respons terhadap serangan AS dan Israel—sementara Presiden AS Donald Trump mengincar jalur air tersebut sebagai solusi untuk lonjakan harga minyak hampir 45%.

Kekhawatiran pemilik kapal makin meningkat setelah tiga kapal diserang di Teluk Persia dalam satu hari pekan lalu—termasuk kapal pengangkut curah berbendera Thailand yang diserang di Selat tersebut.