Logo Bloomberg Technoz

“Karena kalau kita berharap hanya 3.000 kkal/kg sampai dengan 4.000 kkal/kg itu dijual saya kira nilai ekonominya mungkin lebih rendah kalau kita bisa hilirisasikan,” tuturnya.

Berdasarkan data Badan Geologi per 2023, cadangan batu bara Indonesia mencapai 31,71 miliar ton. Umur cadangan itu bisa mencapai 60 tahun dengan asumsi produksi 600 juta ton setiap tahunnya.

Sementara itu, sumber daya batu bara domestik mencapai 97,29 miliar ton. Hanya saja, sebagian besar cadangan itu berasal dari batu bara kalori rendah.

“Kalori 6.000 kita sekarang tinggal 5%. Kalau kita nggak genjot untuk eksplorasinya ya itu pasti akan turun terus. Kalori 5.000 tinggal 8%. Kalori 4.000 masih ada 73%,” kata dia.

Untuk diketahui, perusahaan batu bara pemegang IUPK diwajibkan untuk melakukan investasi hilirisasi sesuai amanat Undang-undang No. 3/2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (UU Minerba) Pasal 169 ayat (4) dan Pasal 169 ayat (5).

Khusus bagi IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian, hilirisasi batu bara bersifat wajib dan menjadi salah satu syarat mendapatkan perpanjangan izin.

Mandatori hilirisasi batu bara juga termaktub di dalam Peraturan Pemerintah No. 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara di dalam Pasal 124, Pasal 125, dan Pasal 126 ayat (2).

Sampai saat ini, terdapat 7 perusahaan yang wajib melakukan hilirisasi batu bara sebagai konsekuensi peralihan kontrak menjadi IUPK. Ketujuh perusahaan itu di antaranya PT Arutmin Indonesia, PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Adaro Andalan Indonesia (AADI), PT Kideco Jaya Agung, PT Multi Harapan Utama (MHU), PT Tanito Harum, PT Berau Coal.

“[Hilirisasi batu bara] Arutmin rencananya menjadi metanol dan amonia, KPC metanol, Adaro metanol dan DME, Kideco Jaya Agung ini listrik dan untuk komersialisasi tahap kedua amonia dan urea,” terang Dirjen Minerba Tri Winarno dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (6/5/2025). 

Sementara itu, Multi Harapan Utama (MHU) dan Tanito Harum masing-masing memiliki proyek hilirisasi batu bara menjadi semikokas, serta Berau Coal menjadi metanol. 

(naw)

No more pages