Adapun, beredarnya kabar PHK ratusan karyawan Kompas TV sebagai salah satu stasiun televisi terkemuka di Tanah Air terungkap sejak awal pekan ini.
Berdasarkan informasi yang diterima, langkah PHK yang dilakukan tersebut akibat adanya proses perampingan dan penyesuaian sumber daya manusia (SDM) sebagai imbas dari kebijakan restrukturisasi perusahaan.
PHK tersebut lantas menyebabkan ratusan karyawan dari berbagai divisi program TV Kompas, mulai dari tim News, Programming, Teknik, hingga Sales & Marketing, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) ini menyentuh hampir semua lini.
"Ini bukan sekadar angka statistik. Setiap nama di balik daftar karyawan yang terdampak adalah cerita tentang dedikasi, mimpi, dan keringat yang telah dicurahkan untuk membangun kualitas jurnalisme Kompas TV,"tulis pernyataan tersebut.
Langkah tersebut juga diambil dalam situasi ekonomi yang tidak mudah saat ini; mulai dari tekanan ekonomi nasional dan inflasi; efisiensi anggaran pemerintah yang turut menyebabkan pengurangan belanja iklan media.
Tetapi, manajemen Kompas TV memastikan bahwa seluruh karyawan yang terdampak akan menerima pesangon layak sesuai ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan.
(ibn/roy)




























