Bursa Saham Eropa Melemah di Tengah Kekhawatiran Tarif AS
News
04 March 2025 16:10

Aya Wagatsuma dan Margaryta Kirakosian - Bloomberg News
Bloomberg, Saham di Eropa melemah akibat kekhawatiran bahwa kawasan tersebut akan menjadi target berikutnya dalam kebijakan tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump, setelah sebelumnya menerapkan tarif pada Meksiko, Kanada, dan China.
Indeks Stoxx 600 turun 1% pada awal perdagangan, sementara kontrak berjangka S&P 500 nyaris tidak berubah setelah indeks utama AS mencatat penurunan terbesar tahun ini pada Senin (4/3). Sementara itu, saham China justru menguat tipis di tengah spekulasi bahwa Beijing mengambil pendekatan yang lebih terkendali dalam kebijakan tarif balasannya, menghindari eskalasi perang dagang secara penuh.
Tarif baru ini menandai upaya terbesar Trump dalam merombak perdagangan global. Para investor kini menantikan pidatonya di Kongres pada Selasa (04/02/2025) untuk mencari petunjuk mengenai langkah-langkah selanjutnya. Kanada telah mengumumkan paket tarif balasan yang luas, sementara China menerapkan tarif hingga 15% pada beberapa ekspor AS sebagai respons terhadap kebijakan Washington.
“Tanggapan China tidak bisa dibilang agresif,” kata Billy Leung, analis investasi di Global X ETFs, Sydney. “Tarif sebesar itu hanya dikenakan pada produk pertanian AS, tanpa menyentuh sektor teknologi atau otomotif secara luas. Ini menunjukkan bahwa China masih membuka ruang negosiasi daripada melakukan aksi balasan penuh.”































