Logo Bloomberg Technoz

DPR Usul Danantara Dibebani Target Kontribusi ke Investasi & PDB

Mis Fransiska Dewi
17 June 2026 17:00

Karyawan beraktivitas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan beraktivitas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) Dolfie Othniel Fredric mengusulkan agar Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dibebankan target kontribusi terhadap kinerja investasi yang menjadi komponen pendorong pertumbuhan ekonomi. 

Bukan tanpa alasan, dalam Rancangan Anggaran Pembiayaan Belanja Negara (RAPBN) 2027 pemerintah menargetkan total kontribusi investasi dalam rentang Rp8.666 triliun sampai Rp8.743 triliun. Akan tetapi, sumber investasi yang bersumber dari Danantara tidak tercantum.

“Di manakah BPI Danantara kontribusinya? harus dicantumkan, Danantara ini kan melakukan investasi. Berkontribusi enggak terhadap pertumbuhan ekonomi? Sehingga saya mengusulkan untuk dimasukkan juga sebagai salah satu kebijakan dalam mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi maka investasi diperkuat dengan kontribusi BPI Danantara,” kata Dolfie dalam rapat Banggar bersama pemerintah, Rabu (17/6/2026). 


Dolfie menjelaskan hal itu dilakukan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Jika tidak dicantumkan, seolah-olah aktivitas BPI Danantara tidak ada dalam ekonomi Indonesia. Padahal, dana internal masyarakat saja masuk dalam skenario investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. 

“Jadi anggaran atau dana yang besar berada di dalam BPI Danantara itu untuk menumbuhkan ekonomi siapa? kok enggak masuk dia di dalam pertumbuhan ekonomi nasional? Agak janggal ini skenario pertumbuhan ekonomi nasional kita. Tidak memasukkan kontribusi BPI Danantara,” jelas Dolfie.