Logo Bloomberg Technoz

Plot Pembunuhan Tokoh Elite di Acara UFC Gedung Putih Digagalkan

News
17 June 2026 15:20

Gedung Putih. (Bloomberg)
Gedung Putih. (Bloomberg)

Myles Miller, Jimmy Jenkins dan Chris Strohm - Bloomberg News

Bloomberg, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa lima orang yang terlibat dalam konspirasi untuk menyerang kelompok miliarder serta politisi papan atas menggunakan bahan peledak dan penembak jitu (sniper). Target serangan tersebut adalah para tamu yang menghadiri ajang tarung bebas UFC di halaman Gedung Putih pada hari Minggu (14/6).

Menurut juru bicara Departemen Kehakiman AS, kelima pelaku telah diringkus sebelum rencana matang tersebut sempat dieksekusi, dan saat ini semuanya berada dalam penahanan ketat. Otoritas berwenang juga menegaskan bahwa investigasi masih terus berjalan untuk memburu potensi adanya pelaku lain yang ikut bersekongkol.


Plot maut ini menjadi rentetan kasus terbaru dari upaya serangan yang menyasar Donald Trump serta figur-figur penting di AS. Sebelumnya pada April lalu, seorang pria asal California juga telah didakwa akibat menyerbu acara makan malam gala di Washington dengan membawa senjata api demi mengincar para pejabat senior pemerintah, termasuk presiden.

Donald Trump sendiri menggelar ajang pameran Ultimate Fighting Championship (UFC) tersebut di halaman selatan (South Lawn) Gedung Putih. Acara ini diselenggarakan sekaligus untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-80 serta memperingati hari jadi ke-250 kemerdekaan Amerika Serikat.